Dapur Terbuka

Dapur Terbuka

SHARE
dapur terbuka

Seperti apa desain dapur terbuka itu?

Sahabat Imania, bicara seputar dapur terbuka, biasanya konsep open kitchen atau dapur terbuka sering kita lihat di restoran-restoran/cafe saat ini. Banyak sekali café atau restoran yang menggunakan konsep ini, memang, konsep open kitchen set ini bisa dibilang sangat menarik. Kenapa begitu??

Konsep desain dapur terbuka bisa menarik perhatian pelanggan, karena mereka dapat melihat proses masak-memasaknya, mereka juga bisa melihat dapurnya secara langsung, Mulai dari kegiatan menyiapkan bahan, hingga mengolahnya menjadi makanan. Konsep demikian juga bertujuan untuk menunjukkan kualitas bahan dan pengolahan makanan, dari restoran atau cafe yang bersangkutan. dengan begitu akan bisa menambah kepercayaan pelanggan terhadap restoran/café tersebut.  Namun, pertanyaannya adalah, bisakah konsep open kitchen ini diterapkan di rumah??

Untuk menerapkannya sih bisa-bisa saja sahabat imania, namun, di Indonesia, masih banyak orang yang beranggapan bahwa dapur tabu untuk dilihat oleh tamu. Namun, seiring berkembangnya jaman, terutama pada masyarakat perkotaan, pernyataan tersebut sudah tidak berlaku lagi. Saat ini menjamu tamu di dapur sudah bukan hal yang aneh, walaupun masih sedikit orang yang berani mengaplikasikan konsep open kitchen di rumah.

dapur terbukaSahabat Imania, karena konsep dapur terbuka ini menempatkan dapur di ruang terbuka, maka dapur berkonsep terbuka memiliki beberapa tantangan. Salah satunya adalah pemilik dapur, harus menjaganya tetap bersih dan rapi. Pasalnya, setiap sudut dapur akan terlihat jelas oleh siapapun yang melaluinya. Rasa malu dan tak nyaman tentu akan timbul, jika dapur terlihat kotor dan berantakan.

Biasanya dapur berkonsep demikian ditempatkan berdekatan atau bersebelahan dengan ruang publik, seperti ruang keluarga. Sebagai pembatas, digunakan dinding kaca. Bisa juga dengan membuat konsep bar, yang pasti dengan konsep open kitchen , setiap kegiatan di dapur dapat terlihat jelas.

Salah satu tips membuat open kitchen  yang “aman”, terutama bagi mereka yang belum percaya diri mengaplikasikannya, adalah dengan membagi dapur menjadi dua area, bersih dan kotor. Dapur bersih cenderung jarang berantakan, karena kegiatan yang berlangsung di sini, biasanya hanya seputar menyajikan makanan. Oleh karena itu, dapur bersih bisa “dipamerkan” dengan konsep terbuka. Sedangkan dapur kotor, dimana banyak kegiatan yang meninggalkan kotoran, bisa tetap “tersembunyi.”

Open kitchen , selain unik, juga menjadi salah satu solusi membuat ruangan terasa lebih lega. Ruangan-ruangan yang dibuat menerus, atau menggunakan pembatas transparan, akan tampak lebih luas. Bagi mereka yang tinggal di apartemen, konsep ini bisa jadi pilihan jitu.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai wadah plastik, dinding rumah, dan dapur. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Aksesoris
SHARE

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY