Category: Featured

kabinet gantung 2

Kabinet Gantung

Tips Perawatan Kabinet Gantung

Kabinet Gantung ~ Unsur utama penunjang suatu tampilan desain interior yang harmonis adalah kesesuaian tema ruangan dengan karakter furniture di dalamnya. Tampilan desain interior ruangan berikut ini mengedepankan kesan ringan, seperti pemilihan warna dinding yang berkarakter soft, pemilihan sofa berkaki stainless, hadirnya banyak bukaan pada ruang, dan sebagainya. Agar terlihat harmonis, kesan ringan juga dihadirkan pada lemari lemari dua sisi yang didesain khusus.

Lemari dua sisi ini dipesan khusus di produsen furniture. Dari segi harga, tentu berbeda dengan yang ada di toko furnituer. Harganya bisa lebih mahal dibanding dengan harga di toko furniture. Namun, sudah dapat dipastikan secara keseluruhan tampilannya dapat disesuaikan dengan penataan desain interior hunian. Oleh karena itu,  yang membatasi antara ruang makan dengan dapur juga dirancang dengan konsep ringan. Hasilnya berupa olahan bentuk pada kabinet simpannya. Lazimnya, kabinet simpan memang cenderung  full sampai ke lantai, tetapi kali ini dibuatlah seolah-olah menggantung.

desain kabinet gantungFokus utama pada lemari dua sisi ini memang hanya ada di kabinet simpannya yang dirancang tidak full sampai ke lantai atau seolah-olah menggantung. Oleh karena itu, olahan bentuk lainnya hanya dipadupadankan dengan tampilan backdrop kaca dekoratif dan tiang-tiang kayu yang dipermanis dan diikat oleh permainan ambalan saja. Minimnya olahan bentuk dan alternatif area simpan pada lemari ini sengaja dihadirkan untuk menghindari kesan “berat”. Apabila rancangan lemari dua sisi memiliki banyak olahan bentuk dan alternatif area simpan maka akan mengakibatkan ketidaksesuaian dengan tema tampilan desain interior  nya secara keseluruhan yang mengangkat konsep “ringan”.

Area simpan pada kabinet gantung dirancang berupa laci. Kabinet laci lebih termudahkan pengguna dalam menjangkau barang yang tersimpan di dalamnya. Selain itu, penataan barang pada kabinet aci pun bisa lebih rapi. Kabinet laci yang ditempatkan pada sisi yang menghadap ruang dapur sengaja dipilih dikarenakan aktivitas dan kebutuhan simpan pada ruang dapur lebih banyak daripada di ruang makan. Oleh karena itu, area simpan pada kabinet gantung dirancang terbuka. Rak terbuka tersebut hanya berfungsi untuk meletakkan benda-benda yang lebih bersifat dekoratif atau pajangan dengan harapan benda-benda dekoratif tersebut bisa dinikmati keindahannya dari arah ruang makan.

Ada beberapa tips cara perawatan desain interior dengan menggunakan  kabinet gantung :

  1. Selain menggunakan permainan kaca dekoratif bisa juga diganti dengan kaca sandblast.
  2. Hindarkan penyimpanan benda yang beratnya berlebihan pada kabinet laci karena akan menyulitkan pada saat mengambil barang.
  3. Hindarkan menyimpan benda lebih tinggi daripada tinggi laci. Hal tersebut akan membuat benda yang disimpan tidak awet.
  4. Rawatlah sela-sela tiang dan ambalan yang jaraknya terlalu rapat. Perawatan bisa menggunakan  kuas bekas cat. Sesuaikan besar kuas dengan permukaannya. Kemudian basahi dengan air bersih lalu sapukan pada celah yang ada dilemari. Bulunya yang lembut bisa menyapu debu yang menumpuk. Terakhir, bungkus kuas dengan lap bersih yang kering kemudian sapukan untuk mengeringkan area pada celah tersebut.

Demikianlah tips cara merawat desain interior dengan menggunakan kabinet gantung. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai interior klasik dan oriental, desain interior metal, dan gaya etnik. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
gaya etnik

Gaya Etnik

Menerapkan Gaya Etnik Pada Interior Rumah

Di tengah maraknya bangunan rumah tinggal bergaya internasional, hunian berikut ini tampil beda dengan desain interior modern yang mengutamakan nilai-nilai lokal. Sejak awal, pemilik rumah menginginkan hunian yang alami dengan unsur etnik pada interiornya, namun tetap tampil modern.

Gaya desain  interior etnik Indonesia adalah gaya yang mengadopsi kebudayaan lokal Indonesia. Gaya etnik ini sarat dengan makna dan simbol adat masyarakat suku tertentu di Indonesia. desain etnik tidak harus muncul secara utuh dalam rumah tinggal. Hanya dengan memajang aksesori dan ornamen hiasan rumah bertema etnik tertentu, sudah mendukung hadirnya sebuah desain etnik dalam hunian.

Untuk menyiasati agar ornamen etnik tidak terkesan berat dan ramai, rancangan lemari dua sisinya bisa dipilih yang berdesain simpel. Apabila ruangan yang dimiliki terbatas, hindari kebiasaan memenuhi ruangan dengan ornamen etnik yang berbentuk masif dan gelap.

gaya etnikInspirasi dalam rancangan desain interior bisa didapatkan dari manapun. Berbagai hal bisa dieksplorasi untuk mendapatkan ide, misalnya saja berasal dari karakter penghuni, kegemaran penghuni, dan sebagainya. Kali ini ruang kamar tidur yang digunakan mengambil unsur dari budaya Indonesia. Tidak ada salahnya bila dalam tampilan desain interior ruangan dihadirkan unsur budaya tradisional yang dimiliki.

Banyak aplikasi yang bisa diberikan untuk memenuhi unsur tradisional pada suatu ruangan, seperti memberikan sentuhan tradisional berupa penggunaan wallpaper, pemilihan furniture dan artwork, serta material-material yang dapat memengaruhi suasana. Seperti terlihat pada desain interior ini, di sisi kiri dan kanannya terdapat bidang yang dipasangi motif tradisional dan di bagian tengah diletakkan ukir-ukiran khas Indonesia.

Hiasan ukiran khas tradisional yang diletakkan di antara kedua bidang yang dipasangi wallpaper bertujuan untuk mewujudkan focalpolnt dari furniture. Di bawah ukiran terdapat area penyimpanan berupa lemari yang bisa dibuka dari dua arah. Lemari dibuat polos dengan handle tersembunyi untuk mengimbangi ukiran dan motif yang terlihat terlihat penuh. Dengan demikian, penggunaan aksesori diminimalkan.

Penyimpanan pada lemari dua sisi yang menghadap area tidur tidak jauh berbeda dengan bagian yang menghadap area ganti. Hanya terdapat ambalan yang difungsikan sebagai penempatan berbagai buku bacaan. Motif khas Indonesia pun tak luput diaplikasikan pada backdrop tempat tidur. Backdrop dilapisi wallpaper yang sama dengan wallpaper lemari dua sisi.

Tips memakai lemari dua sisi dengan Gaya Etnik :

  1. Perhatikan dalam pemilihan ukiran. Ukiran yang rumit di dalam ruang yang luas dapat membuat kesan ruang menjadi sumpek.
  2. Bersihkan sela-sela ukiran dengan kuas secara rutin. Bulu kuas yang lembut dan berdimensi kecil mampu menyapu bersih celah yang ada pada ukiran.
  3. Pilihlah wallpaper yang bermotif simpel, tetapi elegan untuk menyimbangi ukiran sehingga tidak memberikan kesan “berat” pada furniture.

Demikian Beberapa informasi mengenai desain etnik. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai credenza sevilla, interior klasik dan oriental, dan desain interior metal. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Desain Interior Metal

Desain Interior Metal

Furniture Desain Interior Metal

Desain Interior Metal, Belakangan ini, pembangunan apartemen terutama di kota-kota besar kian marak. Fenomena ini merupakan bagian dari pencerminan gaya hidup masyarakat urban yang cenderung lebih praktis dan efisien.

Kecenderungan ini telah menggeser konsep hunian yang lebih terbuka dalam menerima hal-hal baru termasuk penerapan material dan teknologi. Desain interior unit apartemen seluas 152 m2 dengan tiga buah kamar tidur ini menunjukkan adanya ide kreatif untuk men­goptimalkan pemanfaatan ruang terbatas dari adanya kreativitas mengolah bahan desain interior metal menja­di berbagai elemen interior.

Pertama, layout-nya dirancang terbuka tanpa dinding masif terutama pada area duduk area makan dan dapur sehingga menciptakan kesan lapang. Dinding luarnya didominasi oleh jendela kaca transparan dari lantai hingga plafon yang dihias dengan vitrage atau roman blind sehinggamemaksimalkan masuknya cahaya alami ke dalam ruangan. Selanjutnya, desain interior apartemen dirancang oleh Art et Domain dengan menampilkan kombinasi warna beige dan abu-abu / silver yang netral serta lembut pada bidang luas seperti dinding,dan furniture diberi warna abu-abu  sebagai aksen. Furniture dan aksesoris dipilih yang simpel, praktis dan kasual.

interior metalContohnya, Ari et Domain merancang built-in bench menerus yang menempel pada dinding area duduk dan area makan serta pada salah satu kamar yang diubah menjadi ruang kerja. Tempat duduk ini dikombinas dengan kursi tanpa sandaran (ottoman /puff) dan kursi tanpa lengan sehingga fleksibel untuk dipindahkan dan tidak banyak memakan tempat. Desainer juga memilih meja dari kaca bening dengan kerangka baja untuk coffee table, meja makan dan meja kerja, Bahan kaca dan cermin ini juga dipakai melapisi bidang dinding   tertentu sedangkan lemari pajang dan kitchen set ditutup dengan lapisan melamic silver sehingga menegaskan kesan lapang dan canggih.

Apartemen dengan tema modern minimalis Ini sesuai dengan karakter pemiliknya yang seorang profesional muda. Keistimewaan dari desain Ari et Domain adalah aplikasi bahan metal seperti aluminium dan baja serta kaca menjadi furniture dan aksesori. Material ini lebih banyak diterapkan dalam konstruksi bangunan padahal bahan ini dapat diolah secara utuh menjadi elemen desain interior. Selain kuat dan fleksibel untuk dibentuk, material ini tidak berkarat sehingga mudah dirawat. Tekstur permukaan metal yang licin dan berkilap juga menimbulkan kesan canggih serta cocok dikombinasikan dengan material lain yang teksturnya kontras.

Di apartemen Ini, Ari et Domain merancang bahan metal menjadi berbagai wujud diantaranya gorden dari manik-manik logam (metal beads drapery) sebagai bidang penyekat transparan antara area makan dan area duduk. Jalinan manik-manik alumunium ini disusun dan digantung menyerupai gorden tipis lalu disorot cahaya lampu sehingga tampil mewah. Ada pula pengolahan serat baja (steel fibre) yang menjadi struktur penopang kaki dan daun meja makan dari kaca lapis (lami-nated glass). Selain itu, baja juga diolah menjadi benda seni seperti armatur lampu, patung dan hiasan dinding yang artistik dan menjadi point of interest apartemen.

Untuk menghindari kesan dingin atau kaku, bahan metal ini dikombinasikan dengan soft furnishing seperti karpet tebal,  kain beludru lembut yang di lapisi bench dan ottoman, kain dengan hiasan bulu untuk pelapis bantal kursi dan tempat tidur serta nakas yang dilapisi veneer kayu eksotis. Seluruh penataan desain interior apartemen ini berhasil membuat sebuah hunian yang modern dengan suasana tenang dan nyaman.

Demikian Informasi Mengenai Desain interior metal. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai lantai kayu, credenza sevilla, dan interior klasik dan oriental. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
klasik dan original

Tips dan Ide Interior Klasik dan Oriental Terbaru 2017

Aksesoris Desain Interior Klasik dan Oriental

Interior Klasik dan Oriental, Desain bangunan yang mengacu pada langgam klasik kerap memberi kesan “berat”. Untuk menciptakan suasana nyaman dan tidak terkesan “berat”, desain interior ruangan dapat diberi “sentuhan” oriental yang eksotis diantaranya dengan melalui pilihan furniture dan aksesoris khas Cina.

Keharmonisan gaya klasik dan oriental ini terwujud pada elemen desain interior bangunan dalam pola simetris dan bentuk kotak-kotak geometris. Jendela tanpa lubang angin dan langit-langit ruangan yang tinggi menegaskan kesan megah. Ornamen dekoratif khas gaya klasik seperti lis dari gipsum tetap menghias langit-langit gantung (dropped ceiling), kusen dan daun pintu namun dalam bentuk yang lebih sederhana. Finishing suasana ruangan dipilih bernuansa lembut yaitu pada marmer warna krem dan cokelat kayu dengan menonjolkan keindahan corak dan warna material.

Untuk memberi aksen yang menarik, detail ruangan khas klasik dan oriental. Ketika memasuki rumah, kita akan menemui foyer dimana salah satu dindingnya dilapisi veneer kayu bermotif dilengkapi dengan meja antik dari Korea serta sangkar burung dari kayu. Kemudian, kita akan menemui ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan, area tangga dan sebuah ruang multifungsi. Ruangan luas ini diisi dengan seperangkat sofa bergaya simpel modern dan kursi model horseshoe back dari masa dinasti Ming. Material khas Asia seperti sutra Thailand pelapis sofa dan kayu rosewood dengan finishing lacquer untuk furniture mempertegas nuansa oriental.

interior klasik dan oriental kitchen klasik dan orientalAksesori seperti gorden dari kain beludru ungu tua dan pelapis bantal kursi dari kain sutra ungu muda memberi aksen di antara dominasi warna krem dan off white dalam ruang duduk. Terinspirasi oleh bidang penyekat dari kayu berukir (carved latticework) yang kerap menghias jendela.

rumah tradisional Cina, diterapkan garis-garis geometris dan bentuk-bentuk kubus yang sengaja dibuat minimalis sebagai ornamen dinding ruang makan. Sebagai aksen, dan di buat ceruk pada dinding sebagai tempat menggantung koleksi lukisan pemilik. Sentuhan klasik dan oriental di area makan ini tampak melalui cat dinding warna cinnabar red, lampu gantung dari kuningan dan folding screen dari kayu.

Beranjak ke area tangga, nuansa klasik dan oriental kembali terasa. Hadir tangga setengah melingkar, yang pagarnya dari besi berulir dan ornamen batu alam yang menghias taman kering di samping area tangga. Saat tiba di lantai atas, kita akan memasuki semacam selasar yang menjadi area transisi menuju kamar- kamar tidur. Untuk menghindari kesan sempit dan gelap, arsitek membongkar dinding penyekat antara selasar dengan ruang kerja dan merancang sebuah skylight berukuran besar dengan kaca jenis sandblast pada langit-langit selasar. Hasilnya menjadi ‘dramatis”. Ruangan selalu terang oleh cahaya alami dan pemilik dapat menikmati perubahan cuaca melalui “sepotong langit” di plafon.

Untuk menegaskan kesan spesial pada area ini, desain interior di lapisi lantai, kolom dan balok di selasar dengan kayu jati serta membuat rak buku terbuka di ruang kerja dari bahan yang sama. Panel kayu ini juga dipakai untuk menghias kepala tempat tidur dan hampir seluruh elemen desain interior di ruang / meja rias seperti lemari dan bingkai cermin berukuran besar, Sebagai aksen, kembali membuat ceruk pada dinding selasar sebagai tempat memajang lukisan. Untuk mengekspos keindahan serat kayu dan keunikan benda seni, lampu jenis indirect Hghting dipasang pada rak buku dan dropped ceiling sedangkan lampu meja dan spotlight menghias area selasar.

Demikian Informasi mengenai interior klasik dan interior oriental. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai credenza melati vista, lantai kayu, dan credenza sevilla. Selamat membaca, Happy design 🙂 Selamat membaca, Happy design 🙂

Sumber Gambar : interior.me

Berikan Rating
lantai kayu

Lantai Kayu

Tips Perawatan Lantai Kayu

Lantai Kayu ~ Kayu merupakan material favorite untuk furniture dan elemen desain interior. Selain memiliki serat dan warna yang indah, kayu dapat menghadirkan suasana hangat dan alami. Kayu yang dipakai sangat bervariasi. Ada kayu lokal seperti Mahogany, Teak, Nyatoh, dll dan juga kayu impor seperti Walnut, Maple, Cherry, Sapele, Oak, Sycamore, Anegre. Selain kayu lokal dan impor ada pula kayu olahan , olahan kayu tersebut dapat berupa partikel atau serbuk kayu maupun serat kayu seperti partikelboard, dapat pula berbentuk lapisan-lapisan kayu seperti plywood/multipleks dan pengolahan dengan proses kimiawi seperti MDF (Medium Density Fiberboard) .

Produk furniture yang memanfaatkan material alam yang jarang digunakan seperti sisa batang pohon/wood branch. Terobosan baru pada produk ini juga merupakan wujud dukungan terhadap program berwawasan lingkungan (green design). Dengan pemakaian irisan kayu (veneer) berarti kita mengurangi penggunaan kayu gelondongan tanpa mengurangi keindahan estetika produk tersebut. Dengan pengerjaan yang teliti, veneer ini dapat memberi tampilan yang serupa dengan furniture dari Kayu Solid.
Material kayu untuk penutup lantai memberi kesan “hangat” dan natural. Pilihan jenis dan kreativitas dalam penerapannya di lapangan merupakan upaya yang melengkapi nilai sebuah karya desain interior.
Pemakaian Lantai kayu parket untuk penutup lantai hanya diterapkan pada ruang – ruang publik. Beberapa ruangan dalam desain interior rumah tinggal seperti kamar tidur dan ruangan duduk keluarga kini sudah mulai banyak menggunakan parket untuk penutup lantai. Hal ini juga diterapkan diruang – ruang pribadi lain yang membutuhkan elemen interior yang menunjang kesan hangat.
Parquet dibuat dari beberapa lapisan. Lapisan struktural yang merupakan kayu lapis (plywood) atau , yang terdiri dari beberapa lapis yaitu lapisan atas (face layer), lapisan tengah (middle layer) dan lapisan bawah (bottom layer). Face layer berasal dari Solid wood atau disebut juga solid surface dipilih dari jenis kayu yang memiliki keindahan tekstur dan keindahan warna yang alami.
Saat ini sudah diproduksi lebih dari 100 tipe desain interior , yang bahannya diambil dari kayu lokal dan kayu impor yang khusus karakternya. Keberagaman tekstur solid surface tersebut merupakan keunggulan.
Dari berbagai jenis produk yang diproduksi, tipe Line saat ini sedang menjadi favorit karena memiliki karakter yang sesuai dengan bangunan modern kotemporer yang banyak dibangun.
Pola face layer dihasilkan dari inovasi dengan cara membuat beberapa jenis Kayu Solid yang sangat berbeda karakter dan warnanya dalam susunan vertikal lalu dipotong melintang sehingga menghasilkan lapisan multistripes yang sangat dinamis (mixed wood cocktail line).
Dalam perawatannya parquet membutuhkan perhatian khusus dikarenakan parquet sedikit lebih sensitive. Oleh karena itu kami berbagi tips bagaimana cara membersihkannya. Ini adalah tips cara merawat lantai kayu parket :
jenis lantai kayu lantai kayu parket
1. Perhatikan instruksi bagaimana cara mengepel dari tukang kayu saat anda memutuskan untuk memilih parquet. Jika suatu saat ada noda kopi atau teh yang tumpah, bersihkan daerah yang terkenan noda tersebut dengan kain basah yang bersih terlebih dahulu. Usahakan agar tidak menetes.
2. Sapu semua kotoran, debu atau pertikel kotoran lainnya. Dengan begitu, anda akan akan lebih mudah untuk membersihkan dan mengepel parquet.
3. Pilih dan gunakan kain pembersih yang tepat, bagus dan benar. Perhatikan banyaknya cairan digunakan yang tepat, jangan terlalu banyak, karena hal ini dapat meninggalkan noda membandel dan semakin sulit dibersihkan di parquet.
4. Lakukan proses pengeplan dua kali saat itu juga. Namun bukan berarti lantai kayu anda harus dipel dua kali sehari. Setelah lantai dari kayu dipel dengan kain lembab atau basah, keringkan kembali dengan cara mengepel untuk kedua kalinya dengan kain kering yang bersih sehingga air cepat diserap.
5. Saat proses perawatan dengan mengepel lantai dari kayu selesai, hindari parket diinjak atau dilalui jejak kaki. Anda dapat memilih kain dari bahan katun untuk melakukan pengepelan di lantai dari kayu rumah anda.
Demikian lah tips perawatan jenis lantai kayu. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai ruang kerja, terarium, dan credenza melati vista. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Send Button Widget
WhatsApp
Phone
More
Powered by WhatsHelp