Tag: Pencahayaan

Pintu Kaca Pelangi

Fungsi Pintu Kaca Pelangi ?

Pintu kaca ~ Pengertian pintu itu sendiri adalah sebuah bukaan pada dinding atau bidang yang memudahkan sirkulasi antar ruang-ruang yang dilingkupi oleh dinding atau bidang tersebut. Biasanya pintu di temukan pada bangunan rumah , kendaraan, lemari, dan lain-lain. Pada desain interior  biasanya pintu terbuat dari kayu dan selebihnya pada penggunaan yang terbatas terbuat dari alumunium, besi dan plastik PVC.

Yang paling umum digunakan yaitu pintu yang terbuat dari kayu utuh. Selain itu juga terdapat pintu kayu jenis “flush”, yang didalamnya terdapat ruang hampa. Pintu flush ini dikenal pula dengan engineering door, teknologi ini muncul sebagai subtitusi pintu kayu solid mengingat semakin sulit kayu keras dari hutan alam dan semakin meningkatnya kebutuhan akan pintu seiring peningkatan kebutuhan terhadap perumahan. Dan pada rumah itu beberapa ruangan pun memerlukan pintu, seperti ruang tidur, ruang makan , ruang keluarga dan kamar mandi.

Karena itu terciptalah sebuah pintu yang terbuat dari glass atau kaca, pintu kaca ini bisa menjadi salah satu alternatif disaat pintu kayu yang keras sudah langka dan sulit dicari. Kita bisa mendesain pintu sesuai dengan kebutuhan dan mempunyai nilai estetikanya. Ada menggunakan kaca polos atau transparan, ada juga menggunakan kaca one way dan masih banyak lagi jenis kaca.

Pintu Kaca
Pintu Kaca

Pintu Kaca Cantik

Pintu ini sangat cantik , karena aksen warna warni pada kaca berbentuk kotak-kotak kecil ini warnanya seperti pelangi, apalagi ketika pintu ini terkena sinar matahari atau lampu , pencahayaan ini dapat menarik perhatian orang lain yang melihatnya , karena desainnya minimalis namun unik dan menarik. Pintu kaca ini terdapat pada ruangan depan dan langsung menuju tangga.

Untuk perawatan pintu ini pun tidak terlalu sulit hanya saja dibersihkan secara rutin, menggunakan lap basah maupun lap kering, dan jangan terlalu terkena sinar matahari yang sangat menyengat karna bisa menimbulkan efek rumah kaca, jika matahari benar-benar sudah diatas jam 12 siang kita bisa menutupi kaca pintu kita dengan blinds atau sejenisnya yang bisa terlindungi dari sengatan matahari.

Menarik bukan ? 🙂 kita juga bisa mengaplikasikan pintu kaca dengan berbagai desain sesuai dengan keinginan di rumah kita. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk Anda , Demikian informasi mengenai Pintu Kaca.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai dapur cantik terbuka, dapur bersih dan praktis, dan rumah truk. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
pencahayaan pada kamar mandi

Pencahayaan Pada Kamar Mandi

Tips memberikan pencahayaan pada kamar mandi

Pencahayaan pada kamar mandi disini adalah kamar mandi yang terdiri dari 3 ruang, yaitu ruangan wastafel, kloset, dan ruang untuk mandi. Untuk wastafel, ada beberapa pertimbangan yang digunakan pada penataan lampu di meja wastafel, yaitu efisiensi, artinya adalah lampu yang dihadirkan adalah untuk menerangi hal-hal yang perlu diruang ini. Kenapa diperlukan pencahayaan yang baik pada wastafel?? Alasannya karena, wastafel adalah tempat untuk membersihkan diri, mencuci tangan, mencuci muka, dan bercermin, maka tempat ini butuh penerangan yang baik.

Untuk lampu, anda bisa memilih lampu gantung untuk memenuhi ketiga aktifitas tersebut. Karena, cahaya yang datang dari lampu gantung ini langsung mengarah pada meja dan bak cuci, sekaligus menerangi cermin dari dua sisi tanpa menimbulkan silau.

Pertimbangan kedua lebih mengarah kepada keindahan. Kehadiran lampu harus mendukung suasana yang ingin ditimbulkan pada ruang. Kalau anda menggunakan unsure tradisional pada kamar mandi, maka kesan “ seram dan kusam” tidak boleh ada. Model lampu yang bergaya modern menghilangkan kesan ini.

pencahayaan ruang kamar mandiSelain itu, penerangan pada daerah lantai adalah satu hal yang harus dicukupi pada ruang ini ( kamar mandi, wastafel atau kloset ). Hal ini berguna untuk mencegah orang tersandung atau terpeleset karena perbedaan tinggi lantai atau karena ada genangan air. Peredaran cahaya lampu indirect yang ada di bawah meja secara fungsional menerangi daerah lantai, dan secara estetis membuat tampilan meja seakan “ melayang” dan “ringan”. Dan untuk keseimbangan cahaya dalam ruang, ditambahkan satu lampu halogen di plafon.

Kadang, gaya modern yang diterapkan dalam desain dan penataan desain interior kadang menimbulkan kesan dingin dan “flat”. Kedua kesan ini bisa dihilangkan dengan penataan cahaya yang tepat. Tahukah anda, bahwa penyinaran tak langsung yang hanya mengandalkan biasan cahaya yang menerangi suatu objek, menjadikan suasana ruang menjadi hangat dan berdimensi. Baik lampu neon ataupun halogen bisa dipakai, dan menghadirkan cahaya kuning yang menghangatkan.

Lampu halogen jenis downlight bisa digunakan untuk menyorot elemen-elemen logam dan kaca. Sinar lampu dari lampu halogen mampu menampilkan elemen-elemen ini lebih “cling”, hal ini adalah salah satu ciri desain interior gaya modern. Dan agar cahaya tersebut terlihat seimbang di ruang ini, satu buah lampu downlight diletakkan di plafon sebagai penerangan utama. Itulah beberapa informasi dan tips seputar menata pencahayaan pada kamar mandi.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai story board, desain tangga, dan cahaya di ruang makan. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Cahaya di ruang makan

Cahaya Di Ruang Makan

Tips Memaksimalkan Cahaya Di Ruang Makan

Apakah ruang makan memerlukan pencahayaan juga?? Seperti apa pencahayaannya?? Ya, ruang makan juga membutuhkan ruang makan, bahkan semua ruangan yang ada di dalam rumah juga membutuhkan pencahayaan, namun, bedanya hanya jenis pencahayaannya aja seperti apa. Jika anda ingin memberikan pencahayaan pada ruang makan, salah satu factor yang harus diperhatikan adalah bahwa dalam pencahayaan di ruang makan adalah dapat menciptakan suasana yang membangkitkan selera makan.

Lantas, pencahayaannya seperti apa? lampunya bagaimana?? Untuk mendapatkan Penataan cahaya yang cukup baik, anda bisa mengkombinasikan antara general lighting, task lighting, dan decorative lighting. Apa itu general lighting, task lighting, dan decorative lighting?? Anda bisa membacanya di artikel yang membahas pencahayaan di blog ini.

Jika anda ingin ada kesan modern pada ruang makan, anda juga bisa menggunakan lampu gantung dan lampu dinding. Penggunaan indirect lighting dengan warna cahaya kuning member kesan romantic dan anggun sebab cahaya lampu tidak langsung menyinari seluruh ruang makan, melainkan dipantulkan ke plafon.

cahaya di ruang makanUntuk memberikan sentuhan pencahayaan yang baik pada ruang makan, khususnya ruang makan mungil, anda dapat memasang dua lampu sebagai penerangan utama ruang makan mungil anda, lampu tersebut yaitu lampu halogen. Anda bisa memasang dua lampu halogen dan diletakkan di langit-langit sebelah kanan ( dekat jendela ) dan sebelah kiri ( dekat pintu ). Cahaya lampu tersebut diarahkan langsung ke bawah.

Untuk penerangan khusus, anda bisa memasang lampu dari plafon di atas meja makan dua buah lampu gantung dengan kap berwarna putih. Alasannya adalah, cahayanya dapat tepat jatuh diatas meja makan ( ingat ya cahayanya yg jatuh, bukan lampunya,,hehehe ). Dan efek cahaya yang dihasilkan lampu gantung ini membuat suasana di seputar meja makan menjadi intim.

Selain itu, anda juga bisa menambahkan dua buah lampu spot yang diarahkan kea rah pajangan ( seperti lukisan dan lainnya ) yang digantung di salah satu dinding ruang makan. Maka, cahaya yang mengenainya membuat lukisan yang berwarna merah ini terlihat lebih hidup.

Dengan adanya pencahaan pada ruang makan, akan membuat desain interior ruang makan tersebut menjadi lebih indah dan “cantik”. Selain itu, akan membuat suasana makan malam anda bersama keluarga menjadi lebih tenang, dan berkualitas.

Itulah beberapa informasi dan tips seputar Cahaya di ruang makan. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai ragam furniture anak, story board, dan desain tangga. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Teknik Pencahayaan

Teknik Pencahayaan

5 kategori teknik pencahayaan

Tahukah anda?? Kalau lampu adalah sebagai sumber cahaya artificial dapat diatur arah cahayanya dengan tata letak tertentu. Inilah kelebihan lampu dibanding matahari. Cahaya matahari tidak dapat kita pindahkan atau diatur kekuatannya. Selain itu, intensitas dan sudut cahaya matahari selalu berubah-ubah setiap saat.

Sedangkan arah pencahayaan secara garis besar dapat dibagi menjadi 5 kategori yaitu downlight, uplight, backlight, sidelight, dan frontlight. Bisa dijelaskan pengertian dari itu semua?? Tentu, tapi nanti ya. Seringkali pada suatu kondisi ruangan, cahaya yang muncul tidak hanya berasal dari satu sumber saja, melainkan bisa merupakan kombinasi di antara kelima arah penyinaran tersebut.

Factor lain yang cukup penting dalam mengarahkan cahaya adalah pemakaian rumah lampu. Adanya rumah rumah lampu/armature membantu mengarahkan dan merefleksikan cahaya sesuai keinginan kita. Oke, sekarang kita bahas apa itu downlight, uplight, backlight, sidelight, dan frontlight.

teknik pencahayaan Teknik PencahayaanPencahayaan ke bawah ( downlight )

Apa itu downlight?? Jenis pencahayaan ini banyak aplikasinya. Arah pencahayaan datang dari atas dan menyinari objek di bawahnya. Hampir setiap ruangan di rumah memerlukan pencahayaan downlight yang berfungsi sebagai pencahayaan secara merata. Cahaya berasal dari lampu yang ditanam pada langit-langit dengan rumah lampu yang menjorok keluar, masuk ke dalam, menempel pada tembok, atau berupa lampu gantung.

Lantas, jenis lampu yang seperti apa yang termasuk lampu downlight?? Untuk jenis lampunya, yang termasuk jenis lampu downlight ada beberapa variasinya, lampu tersebut dapat berupa lampu pijar, neon, dan compact fluorescent dengan sudut distribusi cahaya yang besar.

Melalui pengaturan sudut jatuh cahaya, lampu dengan arah downlight dapat menumbuhkan suasana yang berbeda apabila difungsikan sebagai pencahayaan setempat dan dekoratif. Salah satu contoh yang banyak dipakai adalah wall washer, yakni mengarahkan cahaya ke dinding sehingga tekstur dan warna dinding muncul dan lebih berdimensi.

Pencahayaan ke atas ( uplight )

Apa itu uplight?? Uplight adalah arah cahaya yang datang dari bawah ke atas, dimana posisi lampu dihadapkan keatas. Efek cahaya yang ditimbulkan yaitu kesan megah, dan memunculkan dimensi. Jenis pencahayaan ini lebih cenderung ke pencahayaan dekoratif. Beberapa contoh objek yang umumnya disinari dengan pencahayaan uplight adalah kolam rumah, karena luas permukaan yang disinari relative terbatas maka lebih cocok memakai lampu halogen dengan sudut penyinaran yang lebih sempit.

Pencahayaan dari belakang ( backlight )

Backlight artinya cahaya yang berasal dari belakang objek. Hal ini dilakukan untuk member aksentuasi pada objek, misalnya untuk memunculkan siluet. Sedangkan pada objek tertentu, pencahayaan backlight ini memberikan cahaya pinggir yang mempesona, membentuk objek jadi lebih jelas terlihat.

Pencahayaan samping ( Sidelight )

Sidelight ini sama dengan backlight, sidelight adalah dimaksudkan untuk memberikan penekanan pada elemen-elemen interior tertentu yang menjadi aksen. Dan kebanyakan arah cahaya ini dipakai pada artwork, atau benda-benda seni lainnya.

Pencahayaan dari depan ( frontlight )

Cahayanya datang dari depan objek, dan cahaya tersebut sebaiknya merata. Cahaya yang tersebar rata membuat foto/lukisan tersebut terlihat apa adanya. Kecuali jika kita menginginkan bagian tertentu terlihat lebih terang atau lebih gelap. Itulah beberapa tips dalam teknik pencahayaan.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai furniture kayu, pencahayaan, dan pencahayaan ruangan. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Pencahayaan Ruangan

Tips Memaksimalkan Pencahayaan Ruangan

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Pencahayaan Ruangan

Kita tahu, bahwa pencahayaan ruangan adalah salah satu factor penting dalam mempercantik rumah. Dengan memberikan pencahayaan yang baik, maka akan baik juga tampilan objeknya, namun, apabila pencahayaan tersebut kurang baik, maka objek yang dituju juga akan terlihat kurang baik. Pertanyaannya adalah, bagaimana caranya agar pencahayaan tersebut dilakukan dengan baik?? Apa kuncinya suksesnya??

Ada 3 hal yang harus dipahami agar sukses menata cahaya, berikut informasinya :

  1. Intensitas cahaya. Hal ini ditentukan dari kebutuhan yang ada di dalam suatu ruang. Penyinaran yang penting dalam suatu ruang yaitu penyinaran yang sesuai untuk pekerjaan tertentu dan penyinaran untuk keindahan. Masing-masing kegiatan ini memerlukan intensitas cahaya yang berlainan.
  2. Warna cahaya, tergantung pada kesan yang ingin ditampilkan dari suatu objek
  3. Komposisi,, penataan dan komposisi yang tepat dari pemakaian general lighting, task lighting, dan decorative lighting. Hal ini butuh kepekaan, kreativitas, dan rasa seni yang tinggi. Apa itu general lighting, task lighting, dan decorative lighting?? Untuk mengetahuinya, anda bisa baca artikel di blog ini tentang pencahayaan.

pencahayaan pada ruangan pencahayaan ruang kamar mandi

Apa saja tahap-tahap dalam penataan cahaya?? So, berikut informasinya :

  1. Membuat konsep pencahayaan yang digunakan
  2. Menentukan penempatan titik lampu dan menuangkan dalam rancangan
  3. Menentukan jenis cahaya yang diperlukan dan kekuatannya ( intensitas ) disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan di dalam ruang
  4. Analisis terhadap objek yang ada, agar dapat menentukan cahaya pantul yang sesuai
  5. Temukan sudut-sudut menarik pada ruang untuk peletakan lampu dekoratif yang menambah estetika
  6. Melakukan uji coba dan memperbaiki rancangan dengan menghidupkan, memindah, mengurangi, bahkan menambah titik lampu sampai dicapai pencahayaan yang paling memuaskan
  7. Harus tetap kreatif dan hemat sesuai kebutuhan

Pencahayaan Ruangan – Kesalahan dalam mengatur pencahayaan

Cahaya terlalu silau,, ada dua hal yang menyebabkan hal ini. Yaitu kesalahan dalam memilih lampu ( watt terlalu besar ) dan kesalahan dalam mengarahkan sinar, sehingga pantulan sinar tidak sesuai yang diharapkan.

Over load daya,, seharunya satu sakelar maksimal untuk 4 buah lampu. Hal ini untuk mencegah pemborosan, karena lampu yang tidak terpakai akan ikut menyala jika berada dalam satu sakelar.

Ukuran fisik rumah lampu tidak sesuai,,, lampu dengan rumah lampunya tidak sesuai, sehingga efek cahaya yang seharusnya terlihat bagus akan menjadi buruk terhalang oleh ukuran lampu yang terlalu besar.

Peletakkan yang salah,, kesalahan menentukan sudut/tempat yang sesuai untuk meletakkan lampu, sehingga lampu justru menyorot bagian yang tidak indah.

[ Sumber >> Serial Rumah ]

Itulah beberapa informasi dan tips seputar pencahayaan ruangan. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai cara pasang wallpaper dinding, furniture kayu, dan pencahayaan. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Send Button Widget
WhatsApp
Phone
More
Powered by WhatsHelp