Tag: Sistem Finishing

finishing laminate kayu

Finishing Laminate

Mengenal Finishing laminate

Pelapis dalam finishing laminate Interior yang umum digunakan antara lain  HPL, tacon, decosit, supercon dan PVC. Di antara keempat pelapis tersebut, HPL paling mahal, disusul tacon, decosit dan supercon atau PVC. Keunggulan HPL adalah tampilannya yang cantik, dengan motif yang sangat bervariasi dari warna solid seperti cat duko, maupun motif kayu . Tapi karena merupakan bahan lapisan yang tipis (sekitar 1 mm) dan disatukan dengan kayu solid dengan cara dilem, HPL dan bahan pelapis lainnya kurang kuat. Dalam beberapa tahun-apalagi bila mengelemnya tidak baik, finishing interior sistem pelapis ini bisa mengelupas. Kekurangan PVC lebih mudah mengelupas dari pada HPL dan tidak tahan benturan pada sudut-sudutnya, karena lembarannya tipis .

Tampilan HPL, tacon dan decosit/pvc agak mirip, bedanya permukaan HPL dan tacon lebih bertekstur (sehingga lebih alami), sementara PVC berteksture licin. PVC lebih murah dan lebih tipis, tapi bahan ini dalam penggunaanya untuk sistem finishing interior rumah, tidak ramah lingkungan karena unsur plastiknya. Sementara HPL dan tacon jika kualitasnya tidak bagus, warnanya lama-kelamaan bisa pudar atau kekuning-kuningan.

Finishing laminateLantas, adakah keunggulan HPL dibandingkan dengan finishing kayu lainnya?? Pada setiap finishing tentulah mempunyai keunggulan masing-masing, namun, memang ada keunggulan spesifik yang dimiliki oleh HPL, apa itu? Berikut informasinya :

1. Dilihat dari proses pemasangannya sistem finishing laminate atau HPL ini lebih cepat prosesnya, karena tidak begitu tergantung dengan cuaca

2. Furniture yang difinishing dengan HPL cenderung lebih mudah untuk dibersihkan, beda halnya dengan finishing melamix maupun duco, cenderung sulit dibersihkan apalagi bila terkena noda seperti noda kopi, oleh karena itu, segerlah untuk dibersihkan noda tersebut sehingga tak berbekas

3. Dilihat dari harganya, HPL cenderung lebih murah, untuk harga tergantung dari jenis-jenis HPL itu sendiri, biasanya semakin banyak motif di HPLnya semakin mahal, namun, masih dapat terjangkau.

hpl-horizon-custom-homes-com
contoh HPL, pict by horizon-custom-homes.com

Itulah beberapa informasi yang bisa kami sampaikan seputar sistem finishing laminate dengan HPL, semoga bisa memberikan manfaat untuk anda dan acuan dalam menentukan finishing mana yang akan anda gunakan untuk interior rumah atau furniture 🙂

Bila anda ingin konsultasi mengenai pembuatan interior rumah, apartemen atau kantor baik yang dengan desain minimalis, klasik, atau apapun, Anda bisa langsung menghubungi kami untuk nomer telepon bisa anda lihat di halaman contact kami 🙂

Berikan Rating
finishing sistem melamix

Plus Minus Finishing Sistem Melamix

Kelebihan Finishing Dengan Sistem Melamix

Finishing sistem melamix Adalah dengan metode penyemprotan cairan melamix/PU sebagai finishing akhir pada permukaan furniture dapat berupa dof atau glossy . Warna dapat bervariasi, biasanya terdiri dari warna-warna kayu natural, karena finishing sistem melamix dalam interior design digunakan untuk furniture yang ingin menampilkan kesan natural pada serat kayu . Biasanya jenis Finishing ini diterapkan pada kayu solid atau Plywood yang dilapis kulit kayu ( Veneer )

Umumnya penerapan system melamix dalam pembuatan interior atau furniture yang bergaya klasik. Proses pengerjaannya pun dilakukan dengan cara disemprot. Dari kayu solid atau kayu olahan, dihaluskan dengan di amplas, lalu di dempul, baru setelah itu dilakukan penyemprotan dengan cat sesuai dengan desain. Bila anda ingin pada furniturenya terlihat serat-serat kayu agar terlihat lebih natural, anda bisa menggunakan kayu dengan serat yang terlihat jelas seperti kayu sungkai, mahoni dan lainnya.

Apa beda antara melamix dengan duco?? Jika sebelumnya sudah dibahas apa itu sistem melamix, namun, untuk cat duco itu sendiri adalah salah satu bahan finishing dengan pigmented color. Apa itu pigmented color?? Pigmented color bersifat dapat menutup total permukaan dibawahnya. Sedangkan warna pada melamix itu bersifat stain, apakah melamix ada pigmented color? pigmented color yang terdapat pada melamix adalah warna-warna gelap, seperti hitam, abu-abu tua, atau coklat tua.

Desain Interior Klasik Kitchen Set KlasikUntuk memperjelas seperti apa sistem melamix itu, berikut ini kami tampilkan beberapa contoh furniture atau interior rumah yang menggunakan sistem melamix. Bila anda ingin konsultasi mengenai pembuatan interior rumah, apartemen atau kantor baik yang dengan desain minimalis, klasik, atau apapun, Anda bisa langsung menghubungi kami untuk nomer telepon bisa anda lihat di halaman contact kami.

Berikan Rating
Send Button Widget
WhatsApp
Phone
More
Powered by WhatsHelp