Tag: Sofa

sofa kulit

Cara Merawat Sofa Kulit di Rumah dengan Simpel

Tips dan Cara Merawat Sofa Kulit dengan Mudah

Cara Merawat Sofa Kulit – Pesona sofa dengan material kulit, terutama kulit asli, masih memiliki penggemar tersendiri di Indonesia. Bukan tanpa sebab tentunya, karena tampilannya yang bersih dan licin, sofa dengan material seperti ni cocok diterapkan kedalam berbagai gaya interior rumah. beberapa pertimbangan lainnya adalah kualitasnya yang selain berkesan mewah, juga bisa tahan hingga berahun-tahun. Namun seperti ungkapan ‘harga tidak bisa bohong’, harga sofa yang bermaterial kulit, terutama kulit asli, cukup mahal.

Oleh karena itu banyak orang yang kemudian beralih menggunakan kulit sintetis, yang memiliki kualitas dan tampilan yang menyerupai kulit asli, namun dengan harga yang lebih murah. Namun kedua jenis material sofa tersebut memerlukan perawatan yang tepat agar kualitas terjaga. Terutama agar permukaannya terhindar dari retak-retak atau terkelupas.

cara merawat sofa kulit sintetis pelengkap sofaMerawat dan membersihkan sofa dengan bahan kulit sebenarnya terhitung gampang-gampang susah. Karena meskipun kulit termasuk bahan yang mudah dibersihkan, permukaannya sangat rentan dari cuaca dan kotoran. Oleh kerena itu, yang terpenting adalah ketelatenan kita dalam cara merawat sofa kulit. Hal yang paling mudah diterapkan adalah membersihkannya secara teratur dengan menggunakan kain lembap untuk mengangkat debu dan kotoran lainnya.

Yang harus diingat adalah untuk tidak sering mengunakan bahan kimia sebagai pembersih. Bukan tanpa sebab, karena penggunaan pembersih kimiawi sendiri dapat merubah warna dan tekstur permukaan sofa. Selain itu, cobalah untuk tidak membersihkan permukaan sofa dengan menggunakan kain bertekstur kasar karena juga dapat menyebabkan pengikisan pada permukaan sofa. Pada akhirnya keapikan dan kelatenan kita dalam merawat sofa kulit asli maupun sintetislah yang dapat menentukan seberapa panjang usia sofa dapat dan layak untuk terus kita gunakan dirumah.

Menghilangkan Jamur yang membandel

Salah satu permasalahan yang kerap muncul pada cara merawat sofa kulit terutama pada permukaan sofa kulit adalah munculnya jamur hingga kotoran yang membandel. Ada cara yang cukup mudah untuk kita terapkan jika mengalami masalah serupa, yakni dengan menggunakan sabun bayi cair, berikut caranya :

  1. Cuci permukaan yang terdapat jamur atau noda secara lembut dengan mempergunakan spons halus dan sabun cair bayi. Perbandingannya adalah beberapa tetes sabun bayi dicampur dengan air bersih sebanyak ¾ gayung.
  2. Gosokan spon tersebut secara merata
  3. Setelah itu bilas permukaan dengan lap yang agak basah, kemudian langsung dikeringkan dengan menggunakan lap fiber ( kanebo ).
  4. Oleskan pelembap sofa pada permukaan secara merata, dan biarkan selama kurang lebih 3 menit
  5. Lap seluruh permukaan dengan kain bersih kering yang lembut secara halus dan merata.

Perawatan sehari-hari

  1. Gunakan kemoceng untuk membersihkan berbagai macam jenis sofa dari debu atau dari kotoran kering lainnya.
  2. Senantiasa dibersihkan dengan menggunakan lap halus ( misalnya berbahan katun ) yang agak basah, dan keringkan dengan lap berbahan fiber ( kanebo atau chamois ).
  3. Bila terkena tumpahan air minum atau makanan langsung bersihkan dan keringkan.
  4. Apabila ada noda pada sofa anda cukup membersihkannya dengan lap basah digosok-gosokkan sampai bersih dan langsung dikeringkan dengan menggunakan lap fiber.

Merawat sofa berbahan kulit sintetis

Kualitas sofa kulit sintetis tentu sangatlah berbeda dengan sofa yang menggunakan bahan dari kulit yang asli. Untuk menjaga agar kualitas dari sofa tersebut  tetap baik, berikut cara merawat sofa kulit sintetis :

  1. Bersihkan sofa dengan menggunakan vacuum cleaner untuk menghilangkan kotoran yang ringan
  2. Tuangkan secangkir air kedalam wadah, kemudian tambahkan 1 sendok makan sabun cair ( sabun cuci piring ). Kemudian diaduk hingga menghasilkan busa yang cukup banyak
  3. Ambil busa dengan lap halus, kemudian oleskan ke permukaan yang terkena noda. Ini juga berfungsi untuk menghilangkan lembap yang biasanya menjadi penyebab noda mucul. Ulangi hingga benar-benar bersih.

Demikianlah informasi dan tips singkat mengenai cara merawat sofa kulit yang mudah dan simpel untuk anda lakukan. Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Perbedaan Pergola Dengan Kanopi, Cara Simple Menjadikan Teras Rumah Lebih Cantik, dan Cara Simpel Merawat Kain Sofa. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
sofa kain

Cara Simpel Merawat Kain Sofa

Tips Mudah dalam merawat kain sofa

Cara Simpel Merawat Kain Sofa – Kain adalah salah satu jenis pelapis sofa yang banyak diminati karena pelapis dari kain memberi kenyamanan lebih bagi penggunanya. Untuk harga sofa yang dilapisi dengan kain harganya juga lebih terjangkau dibandingkan dengan sofa yang menggunakan kulit asli. Sedangkan untuk umur pelapis sofa adalah 5-7 tahun, jika sudah memasuki usia tersebut, ada baiknya pembungkus sofa diganti dengan yang baru. Saat sofa kotor, cara membersihkannya pun terbilang cukup mudah. Bagaimana caranya? Berikut informasinya 🙂

Cara mencuci sofa

  1. Siapkanlah wadah yang diisi 2 liter air bersih, campurkan dengan 1 sendok detergen, aduk sampai berbusa
  2. Ambil busanya ( bukan airnya ) letakkan ke permukaan sofa, sikat perlahan dengan sikat halus, gerakkan sikat searah dengan serat kain. Lakukan hal ini sampai menyeluruh, jangan lupa untuk membersihkan bagian lipatan dan sudut-sudut sofa
  3. Setelah semua permukaan sofa bersih, ambil kain penyerap air, serap busa pada permukaan sofa dengan kain tersebut. Lalu bilas kain hingga busa di kain penyerap hilang. Lakukan proses ini berulang kali hingga busa diatas permukaan sofa hilang.
  4. Sedot sisa air dipermukaan sofa dengan vacuum cleaner, jemur sekitar 1,5 jam di bawah sinar matahari, lalu angina-anginkan hingga sofa benar-benar hilang.

sofa kulit kursi sofaCara menghilangkan noda pada sofa

Jika sofa anda terkena noda, ada baiknya jangan terlalu lama, harus segera di bersihkan. Karena bila noda terlalu lama mengendap di sofa, akan sangat sulit untuk dihilangkan. Untuk sofa yang berbahan katun apabila terkena noda, alat yang digunakan adalah vacuum cleaner yang dilengkapi fasilitas wet and dry, sabun, sikat halus. Bagaimana caranya?? Caranya sebagai berikut 🙂

  1. Cara pertama adalah dengan menyedot debu dan kotoran di permukaan sofa dengan vacuum cleaner.
  2. Pada bagian yang bernoda, gunakan fasilitas uap panas di vacuum untuk membuka pori-pori kain dan mengangkat noda
  3. Aplikasikan sedikit sabun dengan sedikit air ke bagian yang bernoda, sikat dengan sikat kecil yang halus, bisa dengan menggunakan sikat gigi. Sedot lagi dengan uap panas jika noda belum hilang, lalu sikat kembali. Lakukan hingga nodanya hilang.
  4. Sedot sisa sabun dan air yang ada pada sofa dengan vacuum, jemur di bawah sinar matahari maksimal 1,5 jam, kemudian angina-anginkan hingga sofa benar-benar kering.

Cara menghilangkan noda lilin

Kerok  noda lilin dengan pisau, hal ini harus dilakukan dengan hati-hati, salah sedikit akan membuat kain sofa robek. Letakkan kertas polos, misalnya kertas HVS atau kertas amplop cokelat, diatas noda lilin yang masih tersisa. Panaskan bagian atas kertas dengan setrika listrik dengan panas sedang. Sisa lilin akan melekat dan terserap oleh kertas.

Yang perlu diperhatikan  !!

  • Jangan menjemur sofa di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama, hal ini dapat membuat warna kain memudar
  • Sofa yang dilengkapi dengan bantalan sebagai senderan kursi perlu dijemur di bawah sinar matahari sedikitnya 1 bulan sekali dalam rentang waktu 1 jam. Tepuk-tepuk untuk menghilangkan debu dan agar isi bantalan menyebar rata dan menggelembung kembali.
  • Hindari bau apek sofa dengan mengupayakan sirkulasi udara dan cahaya yang baik dalam ruangan. Sesekali boleh juga sofa disemprot dengan pengharum kain.
  • Jika sofa terlalu sering diduduki pada posisi yang sama secara terus-menerus sementara pada bagian lain jarang diduduki, maka bentuk sofa akan tidak simetris lagi. Agar bentuk sofa tetap bagus, upayakan untuk duduk dengan posisi yang berbeda-beda setiap harinya.
  • Jika berpergian dalam waktu lama lindungi sofa dengan kain penutup agar sofa tidak diselimuti debu berlebihan.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Tips Dalam Memilih Bathtub, Perbedaan Pergola Dengan Kanopi, dan Cara Simple Menjadikan Teras Rumah Lebih Cantik. Selamat membaca, Happy design 🙂

Sumber : iDEA

Berikan Rating
pelengkap sofa

Pelengkap Sofa

Mengenal Jenis Pelengkap Sofa

kira-kira apa saja pelengkap sofa? Anda pasti sering melihat sofa tampil dengan tambahan unsur pemanis yaitu throw dan cushion. Dua jenis soft furnishing ini memang berperan besar dalam mempercantik dan menghadirkan kenyamanan saat kita mengunakan sofa. Melengkapi sofa dengan throw dan cushion juga merupakan langkah untuk mengubah penampilan sofa lebih instan!

Throw adalah kain yang dihamparkan di atas sofa dan berfungsi sebagai penutup kedua. Karena itu, throw bisa juga disebut hamparan. Pengaplikasian throw bisa diatur sedemikian rupa sehingga tampak rapi, atau sebaliknya bisa juga dihamparkan begitu saja sehingga terkesan alami. Tidak ada patokan mengenai ukuran throw.

Begitu juga tidak ada aturan di mana Anda sebaiknya menaruh throw menutupi seluruh bagian dudukan dan sandaran, menutupi dudukan sofa saja, terlipat rapi di ujung sofa, dan lain-lain. Selain mempercantik, throw juga menjadi solusi praktis untuk menutup bagian sofa Anda yang terkena noda atau rusak. Apalagi jika kerusakan itu tidak seberapa, daripada harus mengganti keseluruhan upholstery, memanfaatkan throw sudah pasti lebih ekonomis.

pelengkap sofaJangan bingung memilih jenis kain untuk throw. Seperti halnya pemilihan kain untuk upholstery sofa, kain throw sebaiknya juga memberi rasa nyaman di kulit, tidak menimbulkan gatal dan panas. Dari segi warna dan corak kain, perhatikan kesesuaiannya dengan upholstery sofa. Agar tidak bosan, coba sediakan throw dengan warna senada dan warna kontras. Memiliki beberapa macam throw memberi keuntungan karena Anda bisa menghadirkan nuansa yang berbeda-beda dan bervariasi.

Satu lagi pelengkap kursi sofa yang sebaiknya tidak dilupakan, yaitu cushion atau bantal hias. Sebenarnya fungsi bantal-bantal cantik tersebut tidak cuma menjadi penghias, tapi juga menjadi elemen desain interior yang memberikan rasa nyaman saat kita bersantai di atas sofa. Cushion bisa menjadi penyangga punggung tambahan, bisa dipeluk, bisa menjadi alas kepala saat ingin rebahan di atas sofa, dan bisa untuk aktivitas menyenangkan lainnya.

Cushion mempunyai variasi bentuk yang sangat beragam, mulai dari bujur sangkar, persegi panjang, lingkaran, seperti guling kecil—yang disebut bolster cushion—sampai bentuk bintang. Masing-masing bentuk memberi nuansa yang berbeda ke dalam desain interior ruang secara keseluruhan.

Pilihan bahan untuk sarung cushion juga beragam, bisa katun, tenun, linen, thai silk, beludru, lace, mori, anyaman pandan, eceng gondok, dan lain-lain. Yang perlu Anda perhatikan adalah faktor aktivitas dan siapa pengguna sofa tersebut.

Jika sofa bukan sekadar tempat untuk duduk, tetapi juga menjadi area menikmati hidangan misalnya, maka pilihlah penutup cushion dari kain yang berwarna gelap dan mudah dibersihkan. Kain berenda atau lace misalnya, tidak cocok untuk kondisi ini karena selain lace umumnya berwarna terang juga sangat sulit dibersihkan dari noda yang menempel tanpa merusak kain itu.

Beberapa tips memilih pelengkap sofa

  1. Kesan bulky sofa yang berukuran besar dan berwarna gelap bisa dikurangi dengan meletakkan throw berwarna cerah sebagai unsur penyeimbang dan pengalih perhatian.
  2. Untuk sofa yang sama, cushion yang berbeda memberikan kesan yang berbeda pula. Cushion kecil dengan pola bunga-bunga berwarna cerah memberi kesan yang lebih fun dan kasual dibandingkan sofa dengan cushion beludru berpola kotak-kotak besar.
  3. Jangan ragu menggabungkan beberapa bentuk cushion dalam satu sofa. Agar terlihat serasi, samakan warna atau pola sarung cush/on-nya.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai memilih sofa, kamar tidur biru, dan cutting sticker. Selamat membaca, Happy design 🙂

 

Berikan Rating
Memilih Sofa

Memilih Sofa

Beberapa Tips Memilih Sofa

Sofa termasuk salah satu jenis furniture di rumah yang frekuensi pemakaiannya terbilang cukup sering. Kehadirannya juga sangat memengaruhi tampilan Desain interior secara keseluruhan. Pentingnya peran dan fungsi sofa dalam sebuah hunian membuat kita tidak boleh gegabah ketika membelinya. Berikut beberapa hal yang patut Anda perhatikan saat memilih sofa.

Kebutuhan

Benar sekali! Sofa yang Anda pilih harus memenuhi kebutuhan Anda dan seluruh anggota keluarga. Semahal apa pun sofa yang Anda beli, jika pada akhirnya tidak terpakai tentu akan sia-sia, bukan?

Kebutuhan orang membeli sofa belum tentu sama. Ada yang membeli sofa sebagai tempat duduk dan menerima tamu, ada yang ingin sofanya juga bisa dijadikan tempat untuk tiduran, dan ada pula yang membeli sofa untuk dijadikan pengganti kursi makan biasa. Saat ini banyak kafe atau restoran yang memakai sofa untuk menciptakan kesan akrab dan agar pengunjung merasa lebih nyaman.

Memilih SofaUkuran

Saat duduk di sofa, pernahkah Anda merasa tidak nyaman atau janggal? Selain mungkin kondisi pegas yang tidak berkualitas, kesalahan ukuran sofa adalah penyebab yang patut Anda curigai. Dudukan yang terlalu dalam misalnya, walaupun secara visual terlihat bagus, justru semakin menjauhkan punggung kita dari sandaran. Akibatnya, kita tidak bisa bersandar dengan nyaman. Begitu pula ukuran bagian yang lain. Dudukan yang terlalu tinggi menyebabkan telapak kaki kita tidak bisa menapak lantai dengan baik, sandaran yang terlalu rendah membuat punggung menjadi sakit, dan lain-lain.

Kenyamanan

Sofa banyak dipakai sebagai tempat duduk karena menawarkan kenyamanan yang lebih dibandingkan kursi biasa. Lalu bagaimana memilih desain sofa yang benar-benar nyaman?

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, ukuran menjadi salah satu faktor penentu tingkat kenyamanan sebuah sofa. Faktor lain yang tidak kalah pentingnya adalah pemilihan upholstery, kualitas pengisi bantalan sofa, serta kualitas sistem pegas pada dudukan sofa.

Upholstery atau bahan pelapis sofa haruslah dipilih dari bahan-bahan yang tidak saja awet tetapi juga terasa nyaman di kulit, tidak panas, dan bisa menyerap keringat. Upholstery yang berasal dari bahan organik seperti kain dan kulit terasa lebih nyaman dibandingkan upholstery sintetis seperti kulit tiruan dan vynil. Kain katun, misalnya, memiliki pori-pori

sehingga memungkinkan bahan ini “bernapas” dan tidak terasa panas di kulit. Sedangkan bahan vynil, meskipun mudah dibersihkan, akan menimbulkan rasa panas dan gerah jika diduduki terlalu lama.

Gaya

Lagi-lagi gaya menjadi pertimbangan dalam menentukan pilihan elemen desain interior. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa faktor kesesuaian gaya menjadi hal krusial yang wajib diperhatikan jika kita ingin mendapatkan interior yang enak dipandang.

Menyamakan gaya sofa dengan gaya interior ruang secara keseluruhan merupakan langkah paling mudah dan praktis untuk mendapatkan tampilan desain interior rumah yang apik. Interior modern dengan sofa bergaya modern, interior klasik dengan sofa bergaya klasik, interior pop dengan sofa bergaya pop, dan seterusnya. Dengan cara ini Anda tidak perlu takut mendapatkan hasil yang buruk.

Warna

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, kesesuaian warna menjadi salah satu faktor penentu dalam menciptakan tampilan interior yang apik. Dengan warna, padu padan gaya bisa terlihat serasi dan tetap sedap dipandang.

Karena ukuran sofa tidak kecil, warna pada furniture ini pun membawa pengaruh yang besar terhadap suasana interior. Untuk interior yang tidak terlalu lapang, suasana lebih lega bisa diperoleh dengan memakai warna-warna terang, seperti putih serta krem, dan warna-warna lembut.

Pola atau corak

Hati-hati memilih desain sofa minimalis dengan upholstery bercorak, terlebih jika corak tersebut terlihat cukup menonjol. Corak yang terlalu mencolok jika diletakkan di ruang yang mungil atau berisi banyak barang akan menimbulkan kesan terlalu “ramai”. Sebaiknya hindari sofa dengan pola yang berat bila rumah Anda tergolong mungil.

Pola atau corak itu sendiri cukup beragam, mulai dari yang geometris, floral, abstrak, sampai pola kulit binatang. Bahkan ada pola-pola spesial yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan spesial pula, seperti sofa bercorak karakter kartun untuk kamar tidur anak atau ruang bermain anak. Dengan corak kita pun bisa menciptakan tema tertentu ke dalam sebuah interior. Tema nuansa floral, misalnya, akan terlihat lebih tegas jika kita memakai sofa dengan upholstery bercorak bunga-bunga atau dedaunan.

Mengandalkan sofa sebagai elemen pembangkit tema merupakan cara yang efektif mengingat keberadaan sofa di dalam sebuah ruangan merupakan salah satu yang diutamakan. Hal tersebut ditunjang pula dengan ukurannya yang terbilang cukup besar. Demikian Informasi mengenai Memilih model Sofa.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai interior telaga golf, meja makan minimalis, dan coffee table merah. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating

sofa modern

Sofa Modern

Tips Dalam Merawat Sofa Modern Minimalis

Sofa modern minimalis adalah salah satu furniture pelengkap yang cukup penting. Kehadiran sofa minimalis modern bisa membuat interior ruangan tersebut menjadi lebih indah. Warnanya yang berwarna-warna dan juga bentuknya yang unik menjadi salah satu daya tarik furniture tersebut. Namun, bagaimana sofa yang indah itu, bau apek?? Hmm, pastinya sangat tidak mengenakkan.

Rutinlah untuk membersihkan sofa, Bila sofa kotor segeralahlah dibersihkan, agar tidak ada bakteri atau kuman yang menempel pada sofa minimalis modern. Setelah di cuci, pastikan sofa Anda sepenuhnya kering dengan sempurna menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi sofa. Karena sofa memiliki lapisan dalam yang sebagian besar terisi busa. Bau apek terjadi, karena sofa yang kita cuci belum kering dengan sempurna.

Lantas, bagaimana cara memastikan sofa tersebut kering atau tidak?? Kadang bila dipegang permukaannya sudah kering?? Tidak sulit untuk memastikannya, Anda cukup menggunakan selembar tisu. Tekanlah tisu ke arah sofa yang sudah dicuci selama 2 menit. Lihat dan rasakan, apakah tisu sudah kering atau justru masih basah. Bila tisu kering maka sofa siap digunakan.

sofa minimalisPada beberapa jenis sofa dengan material tertentu, kadang memiliki tekstur basah. Dalam artian tingkat kelembapannya tinggi jika diletakkan pada ruangan ber-AC. Nah, untuk sofa basah ini pastikan untuk mengurangi kelembapannya dengan metode yang serupa, yaitu menggunakan tisu atau lap lembut penyerap air sejenis kanebo. Perhatikan cara membersihkannya, tekan-tekan lap, jangan menggosoknya.

Cepat lambatnya proses pengeringan sofa tergantung pada material sofanya, mulai dari lapisannya sampai filling-nya. Proses pencucian dan bahan yang digunakan untuk membersihkan juga berbeda-beda, tergantung pada materialnya. Ada baiknya untuk sofa dengan material berkualitas tinggi menggunakan jasa profesional.

Nah, itulah beberapa informasi dan tips bagaimana agar sofa kesayangan kita tidak menimbulkan apek setelah dicuci, So, rutinlah dalam merawat sofa modern.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai kaca tempered, lemari minimalis, dan sekat kaca. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Send Button Widget
WhatsApp
Phone
More
Powered by WhatsHelp