Tag: taman rumah

Design Taman Rumah Bintaro

Membuat Taman Jadi Lebih Luas dengan 3 Langkah Mudah

Biasanya rumah yang ada dikawasan perumahan memiliki lahan atau taman yang kecil dan tidak terlalu luas untuk bisa ditanami berbagai macam tanaman. Bahkan sering pula taman tersebut hanya memiliki ukuran sekitar 2×2 meter persegi saja. Hal tersebut membuat kita harus puas dengan taman dengan ukuran yang mungil dan sulit untuk ditanami dengan tanaman berukuran besar.

Akan tetapi, taman berukuran mungil tidak berarti tak bisa kita akali, atur serta kita maksimalkan agar terlihat rapi, indah, dan sedap dipandang. Berikut ini beberapa tips membuat taman jadi lebih luas dengan 3 langkah mudah.

 

Hindari Menanam Pohon Besar

Memiliki pohon rindang disamping rumah yang bisa mengurangi panas tentunya menjadi impian kita. Namun sebaiknya hindari menggunakan atau menanam pohon besar karena selain menghabiskan ruang taman, juga cukup berbahaya untuk rumah anda.

Jika anda mau untuk menanam tanaman perindang, sebaiknya tanam tanaman yang ujungnya lancip dan juga cenderung tumbuh secara vertikal. Contohnya adalah pohon cemara dan pohon palem.

 

Perhatikan Lokasi Penanaman

Sebaiknya sahabat Imania menggunakan tanaman yang juga berukuran mungil, selain rumput gajah mini Anda juga bisa menanam tanaman lain seperti bunga melati Bali, kucai mini, dan juga azalea, namun Anda juga harus mengatur posisi penanamannya.

Jangan semuanya diletakkan di tengah yang akan membuat taman menjadi penuh dan susah dilewati. Tempatkan tanaman hijau tanpa bunga di pojok yang dekat dengan sisi rumah. Sementara tanaman bunga diletakkan di sisi yang dekat bagian luar dan pastikan tetap terpapar sinar matahari.

 

Tambahkan Sebuah Jalan Setapak

Untuk menghindari taman agar tidak terinjak, sediakan jalan setapak mulai area carport hingga teras rumah. Anda juga bisa menggunakan batu bata atau batu yang dibentuk melingkar yang tersedia di penjual tanaman. Jalan setapak juga berfungsi sebagai pijakan saat Anda akan menyiram tanaman.

Itulah beberapa tips membuat taman jadi lebih luas dan terlihat lebih menarik dari yang sebelumnya. Kamu bisa melihat beberapa contoh taman dengan desain menarik di sini.

Membuat Taman Jadi Lebih Luas dengan 3 Langkah Mudah 1

Hal yang Harus Dilengkapi Pada Taman Anda

Membuat Taman Jadi Lebih Luas dengan 3 Langkah Mudah 2
taman gantung minimalis

taman gantung minimalisMembuat Taman Jadi Lebih Luas dengan 3 Langkah Mudah 3Jalan setapak di taman

taman mungil
taman mungil

 

Lihat juga: 15 Desain Taman Jepang Terbaik

Berikan Rating
Ragam Material Untuk Pijakan di Taman 4

Ragam Material Untuk Pijakan di Taman

Tips Memilih Material Pijakan Pada Taman

Ragam Material Untuk Pijakan di Taman – Mempunyai taman yang indah di depan rumah atau di halaman belakang rumah memang sangat menyenangkan. Dengan adanya taman, rumah kita menjadi lebih sejuk, segar dan indah. Saat membangun atau membuat suatu taman, banyak orang yang bingung harus menggunakan bahan material apa untuk pijakan jalan taman tersebut. Adanya ‘jalan’ atau pijakan di taman mempunyai beberapa manfaat, yaitu rumput taman tersebut tidak mudah rusak karna pijakan kita. Umumnya ada 2 jenis sirkulasi atau jalan yang sering digunakan banyak orang pada taman rumah.

Yaitu jalan setapak ( pathway ) dan pijakan ( stepping stone ). Untuk jalur setapak, sifatnya lebih permanen dan tak mudah untuk dipindah-pindah. Beda halnya sengan pijakan ( stepping stone ) yaitu serangkaian dari bagian-bagian terpisah dan membentuk satu rangkaian jalur. Untuk stepping stone ini umumnya banyak orang menggunakan material dihamparkan begitu aja diatas permukaan tanah taman, dan tidak diperkuat dengan semen atau semacamnya.

Untuk material jalan setapak, ada beberapa jenis material yang bisa anda gunakan, material dengan unsur alaminya, material alami seperti batu alam, potongan kayu, batu paving bisa anda gunakan untuk membuat jalan setapak ataupun pijakan untuk taman rumah anda. Dan material-material inilah yang sangat popular digunakan.

Jalan setapak di tamanSedangkan untuk jenis batu alamnya pun ada banyak ragam yang bisa anda pilih, batu alam seperti dari jenis batu andesit, batu paras, batu koral, dan batu kali. Agar lebbih menarik, anda bisa memadukan dari beberapa ragam batu alam tersebut. Sedangkan untuk bentuk batu alamnya bisa anda pilih yang sesuai dengan selera, apakah berbentuk bujur sangkar, persegi panjang atau sesuai dengan bentuk alaminya.

Bagaimana cara mengkombinasikannya? Contohnya, anda bisa meletakkan batu koral di sela-sela batu andesit yang dipasang tidak saling menempel satu dengan yang lainnya. Atau bisa juga anda taruh di pinggir jalan setapak yang anda buat dengan batu andesit, sisi kiri dan kanannya, bisa anda letakkan batu koral.

Bila dengan menggunakan batu andesit sudah terlalu umum menurut anda, anda bisa menggantinya dengan batu paving. Sama seperti batu andesit, batu paving juga mempunyai banyak ragamnya, diantaranya ada yang padat dan ada juga seperti grass block.

Selain batu alam, unsur kayu pun bisa anda gunakan untuk membuat jalan setapak atau pijakan, dengan adanya unsur kayu akan memperkental kesan alami di area taman. Kalau yang anda buat jalan setapak, anda bisa menggunakan potongan panjang untuk dek. Sedangkan kalau yang dibuat pijakan, anda bisa menggunakan batang kayu yang dipotong melintang.

Namun yang harus diperhatikan dalam memilih kayu sebagai material jalan setapak atau pijakan adalah kayu yang anda pilih haruslah yang tahan terhadap cuaca, baik saat hujan ataupun panas. Pilihlah kayu yang berkualitas baik seperti kayu ulin, merbau, bangkirai, yang karakternya cocok digunakan di area luar.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Hal yang Harus Dilengkapi Pada Taman Anda, 3 Tips Dalam Membuat Kamar Tamu, dan Mengapa Memilih Furniture Built In. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
stepping stone

Hal yang Harus Dilengkapi Pada Taman Anda

Apa Saja yg Harus Dilengkapi Pada Taman Rumah?

Hal yang Harus Dilengkapi Pada Taman Anda – Dalam membuat taman tentunya terdapat beragam caranya, lokasinya pun bisa anda sesuaikan dengan hunian anda, baik di halaman depan rumah, di dalam rumah, maupun di halaman belakang rumah. Namun, dalam merancang taman seringkali terlupa akan suatu hal, hal ini bukan masalah teknis dalam pembuatan taman, tetapi lebih kepada kemudahan dalam beraktivitas di area sekitar taman. Hal apa saja itu? Berikut informasinya :

Peneduh
Adanya peneduh menjadi factor yang cukup penting untuk ada di area taman, terkadang orang enggan untuk beraktifitas di taman karena panasnya matahari. Hal tersebut bisa anda atasi dengan membuat peneduh. Bila taman anda tidak terlalu besar, anda bisa membuat canopy yang menempel dengan bagunan atau anda bisa membuat gazebo di sekitar taman.

Hardscape
Yang termasuk ke dalam kategori hardscape adalah berbagai benda mati yang digunakan di taman, seperti batu, furniture dan lain sebagainya. Dengan adanya hardscape ini juga dapat membuat taman anda menjadi lebih indah dan menarik lagi.

Hal yang Harus Dilengkapi Pada Taman AndaSaluran Drainase
Apakah penggunaan drainase penting untuk taman rumah?? Penggunaan drainase cukup penting, hal ini banyak orang yang menganggap remeh keberadaan drainase karena tidak terlihat. Dengan adanya drainase, anda dapat menghindari air yang menggenang di taman rumah anda. Dengan tidak adanya genangan di taman, akan berdampak positif pad ataman tersebut, taman tidak terlihat kotor dan rumput pun tidak cepat rusak.

Stepping Stone
Fungsi stepping stone adalah untuk mempermudah anda dalam berjalan di sekitar area taman tanpa harus merusak rumput. Stepping stone ini juga bisa menggunakan material batu yang dipotong, koral sikat dan semen yang dicetak, tinggal anda memilih yang sesuai dengan keinginan anda. Bila anda menggunakan material batu yang dipotong, pastikan batu tersebut tidak licin.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Tips Agar Taman Menjadi Lebih Nyaman, Cara Mudah Berkebun Dengan Wick System, dan 4 Tips Dalam Membangun Roof Garden. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
roof garden

4 Tips Dalam Membangun Roof Garden

Tips Simpel Membangun Roof Garden

4 Tips Dalam Membangun Roof Garden – Salah satu kendala hidup di Kota-kota besar adalah tidak banyak lahan yang tersedia untuk menanam tumbuhan hijau, khususnya di perumahan-perumahan saat ini. Namun, walaupun begitu, keterbatasan lahan bukanlah alasan untuk membuat area hijau di sebuah hunian. Di era modern saat ini, ada berbagai macam cara yang dapat anda pilih untuk “menghijaukan” hunian, dan salah satu cara yang bisa dipilih adalah dengan menggunakan konsep roof garden.

Dengan konsep roof garden, saat ini tengah menjadi tren di masyarakat, mengingat isu pemanasan global yang sedang hangat saat ini. Hal tersebut mendapat respon positif dari berbagai kalangan, hal tersebut bisa dilihat dari mulainya perkantoran, mall dan hotel yang sudah mengaplikasikan konsep tanaman hijau dengan roof garden ini.

Saat ini, tidak hanya mall, kantor, ataupun gedung-gedung saja yang menerapkan roof garden, rumah-rumah tinggal pun sudah ada yang menerapkannya. Namun, bila anda ingin menerapkan roof garden di dalam rumah anda, berikut tips-tipsnya :

4 Tips Dalam Membangun Roof GardenKekuatan dak atap rumah
Hal terpenting yang harus diperhatikan apabila ingin menerapkan roof garden adalah kekuatan atap rumah anda, pastikan atap rumah cukup kuat dalam menahan beban. Sebab, kalau sudah ada roof garden, maka akan ada beban tambahan pada atap rumah.

Lapisan waterproofing
Untuk mengantisipasi kebocoran pada atap, lapisilah dak beton dengan material waterproofing lebih dulu untuk mencegah rembesnya air ke dalam ruangan.

Saluran drainase
Ada baiknya membuat instalasi air bersih dan pembuangan kotor, tambahkan kerikil, pasir dan batu apung agar air mudah mengalir ke lubang saluran pembuangan. Kemudian lapisi dengan ijuk yang berfungsi menahan butiran tanah agar tidak menyumbat saluran pembuangan.

Tinggi Lapisan Tanah
Buatlah lapisan paling atas taman dengan menggunakan campuran tanah dengan pupuk kompos. Tinggi lapisan tanah cukup 5 hingga 15 cm saja. Kemudian tanami rumput dan tanaman sesuai selera. Anda juga bisa melapisi dak dengan lantai kayu untuk meminimalisir perawatan (maintanance). Terakhir, letakkan pot berisi tanaman berbunga di tepi taman atau tanaman rambat pada pagar pembatas.

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Ruangan Lebih Terang Dengan Skylight, Tips Agar Taman Menjadi Lebih Nyaman, dan Cara Mudah Berkebun Dengan Wick System. Selamat membaca, Happy design 🙂

Sumber : www.majalahasri.com

Berikan Rating
wicks system

Cara Mudah Berkebun Dengan Wick System

Mengenal Wick System Dalam Berkebun

Cara Mudah Berkebun Dengan Wick System – Salah satu kendala bagi setiap orang yang ingin mempunyai ‘kebun’ pribadi di rumahnya adalah karena kekurangan lahan. Namun, hal tersebut sudah bukan kendala lagi, karena seiring kemajuan teknologi ada beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk bercocok tanam, menggunakan Wick Sysytem salah satunya.

Mungkin sebagian dari kita belum mengetahui apa itu wick system, dan bagaimana cara kerjanya? Wick system merupakan salah satu dari metode hidroponik. Wick atau lebih dikenal dengan system sumbu merupakan cara termudah dari metode atau cara hidroponik. Mudah disini mencakup kemudahan material yang tidak terlalu mahal.

System wick ini sangat cocok untuk anda coba bila ingin berkebun, terutama bagi anda yang masih pemula dalam berkebun. Dengan menggunakan system wick anda tidak perlu menggunakan listrik karena system ini menggunakan wadah untuk mengaliri nutrisi yang dialirkan melalui sumbu.

cara mudah berkebun dengan wick systemBagaimana cara kerjanya?? Untuk cara kerja dari wick system dengan menggunakan wadah seperti diatas untuk menampung air atau nutrisi yang kemudian dialiri dengan menggunakan sumbu. Akar tanaman pun dicelupkan kedalam air, namun diatas wadah diatasnya dilapisi bahan penahan air atau biasa disebut dengan media tanam, media tanam ini beragam jenisnya ada yang terbuat dari sabut kelapa, rockwool, sekam bakar dan vermiculite.

Lalu, anda bisa letakkan sumbu pada sisi bawah media tanam, ada baiknya apabila sumbu tersebut dekat dengan akar. Sementara disisi lain, pada ujung sumbu lainnya diposisikan kedalam wadah yang berisi larutan nutrisi. Dengan begitu, media tanam akan menjadi lembab dan tanaman pun akan mendapatkan nutrisi.

Bahan untuk sumbunya terbuat dari apa?? untuk bahan sumbu, tidak perlu menggunakan bahan yang sulit didapat, anda bisa menggunakan kain bekas atau sumbu kompor atau kapas. Dan untuk bahan atau material untuk media tanamnya bisa anda gunakan botol bekas yang berukuran besar. Untuk larutan nutrinya, anda bisa menggunakan ember untuk bahan materialnya. Dengan adanya wick system ini tentunya sangat memudahkan kita dalam mempunyai kebun sendiri di rumah. So, selamat mencoba 🙂

Untuk artikel terkait lainnya, anda bisa membaca beberapa artikel berikut ini yaitu mengenai Ingin Menerapkan Innercourt? Ini Caranya !, Ruangan Lebih Terang Dengan Skylight, dan Tips Agar Taman Menjadi Lebih Nyaman. Selamat membaca, Happy design 🙂

Berikan Rating
Send Button Widget
WhatsApp
Phone
More
Powered by WhatsHelp